Anak ini Hidup Tanpa Seperempat Kepalanya dan Masih Bisa Tertawa

Posted on

Mari berkenalan dengan seorang anak yang bernama Ahad Israfil.

Kepala peyang

Pada tahun 1987, ketika Ahad masih berusia 14 tahun, dia terkena pentalan peluru senapan di bagian kepalanya ketika sedang bekerja karena rekan kerjanya secara sengaja iseng menembak ke arah lantai.

gak bisa lebih iseng lagi?

Peluru senapan tersebut menghantam bagian kanan kepala dan sebagian otaknya yang mempunyai fungsi mengontrol bagian kiri tubuhnya serta berhubungan dengan bahasa dan koordinasi anggota badan.

Karena seperti yang kita ketahui, bagian otak manusia terbagi menjadi otak kanan, otak kiri serta otak kecil yang terletak di bagian tengah belakang yang berfungsi mengontrol fungsi motorik, keseimbangan dan menginterpretasikan informasi yang dikirim ke otak dari mata, telinga dan sensor lainnya.

anatomi otak

Setelah lima jam operasi penyelamatan oleh dokter, mereka terkejut mendapati Ahad dapat berbicara walaupun dengan sedikit terbata-bata, dan meskipun jaringan otaknya ada yang rusak serta setengah dari tengkoraknya tidak bisa diperbaiki kembali, Dr. James Apesos, dokter yang merawatnya mengisinya dengan silikon dan kulit yang tersisa darinya dapat menumbuh rambut kembali, menjadikan penampilan Ahad agak sedikit normal.

Udah lumayan lah ya?

Hebatnya lagi, walaupun koordinasinya menjadi limbung akibat kehilangan hampir separuh otaknya dan harus memakai kursi roda, Ahad dapat menyelesaikan kuliahnya dan bahkan sukses mendapatkan gelar sarjana.

Terkenal pada akhirnya dan Ahad sering muncul pada acara TV seperti “Aneh tapi Nyata” dari Ripley dan “Dunia Pesakitan”, World of Pain.

Kalau disini mungkin sudah diwawancari Dedy Corbuzier dan Kick Andy.


Tapi yang lebih aneh lagi, pembaca IlmuBaru.com. Kasus Ahad ini bukan kasus “kepala peyang” satu-satunya yang pernah terjadi. Carlos Rodriguez, seorang pemuda berusia 31 tahun mempunyai julukan “Setengah Kepala” dan alasannya sudah jelas, kepalanya peyang sebelah,

Amit-amit jabang baby

Si Carlos ini ternyata pernah terkena kecelakaan sebelumnya dan dokter terpaksa mengamputasi bagian depan kepalanya dan “me-las” tengkoraknya agar bisa bersatu kembali.

Menariknya lagi, dengan kepalanya yang masih setengah itu si Carlos mencoba-coba untuk melakukan percobaan pembunuhan. Polisi tanpa pandang bulu segera menangkap Carlos untuk diperiksa lebih lanjut

Lebih menariknya lagi, sang setengah kepala punya channelnya sendiri di YouTube dan merupakan seorang YouTuber. Menurut pembelaannya, Carlos sedang dalam pengaruh narkoba dan menurut update terakhir Carlos dilaporkan sempat mencoba untuk membakar kasurnya karena bosan dengan rumahnya.

Ada-ada saja memang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *